Tips

5 Cara Menghilangkan Urat Tegang di Leher

5 Cara Menghilangkan Urat Tegang di Leher

Wednesday, 31 December 2025

Urat tegang di leher adalah salah satu pertanda bahwa otot di area tersebut sedang bekerja terlalu keras. Duduk terlalu lama, posisi tubuh yang kurang ideal, stres, hingga kurang bergerak bisa membuat otot leher menegang dan terasa kaku. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat berkembang menjadi nyeri leher berkepanjangan, sakit kepala tegang, hingga ketidaknyamanan yang mengganggu aktivitas harian. Kabar baiknya, ada beberapa cara efektif dan relatif sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengendurkan otot leher yang tegang. Simak artikel selengkapnya berikut ini.

1. Lakukan peregangan leher secara rutin

Peregangan leher membantu meningkatkan aliran darah dan mengurangi kekakuan otot. Gerakan sederhana seperti menundukkan dagu ke arah dada, memiringkan kepala ke kanan dan kiri, serta memutar leher secara perlahan dapat dilakukan beberapa kali sehari.

Sebuah penelitian berjudul “The Effect of Tissue Stretching and Release Strategies on Neck Pain and Muscle Fatigue” yang dilansir dari situs National Library of Medicine. menyebutkan bahwa peregangan otot leher yang dilakukan secara teratur dapat menurunkan rasa nyeri sekaligus meningkatkan fleksibilitas otot leher.

2. Manfaatkan pijat atau terapi otot

Pijat ringan di area leher dan bahu dapat membantu melepaskan ketegangan pada otot yang menegang dan merangsang relaksasi. Teknik pijat yang tepat juga membantu melonggarkan trigger point yang sering menjadi penyebab rasa kaku dan nyeri.

Ternyata terapi juga pijat mampu memberikan perbaikan signifikan pada intensitas nyeri leher, terutama bila dilakukan secara rutin dan dikombinasikan dengan latihan peregangan. Hal ini seperti dijelaskan dalam penelitian berjudul “Massage Therapy for Neck and Shoulder Pain”.

3. Gunakan kompres hangat untuk merilekskan otot

Kompres hangat dapat membantu melebarkan pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi, dan membuat otot leher menjadi lebih rileks. Tempelkan kompres hangat selama 15–20 menit pada area yang terasa tegang, terutama setelah seharian beraktivitas atau bekerja di depan layar. Cara ini sering menjadi pilihan awal karena mudah dilakukan di rumah dan relatif aman.

4. Perbaiki postur dan kebiasaan sehari-hari

Postur tubuh yang buruk, seperti posisi kepala terlalu maju saat menatap layar, merupakan penyebab utama urat tegang di leher. Pastikan posisi layar sejajar dengan pandangan mata, bahu rileks, dan ambil jeda untuk bergerak setiap 30–60 menit. Perubahan kebiasaan kecil ini berperan besar dalam mencegah ketegangan leher muncul kembali.

5. Kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsi obat?

Jika ketegangan di leher menimbulkan nyeri yang cukup mengganggu, konsumsi obat pereda nyeri dapat menjadi solusi sementara. Obat dengan kandungan paracetamol atau antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat membantu meredakan nyeri dan peradangan ringan di sekitar otot leher.

Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi dalam penelitian berjudul “Neck Pain: Clinical Practice Guidelines” yang menyebutkan bahwa penggunaan analgesik dapat membantu mengontrol nyeri sehingga penderita dapat tetap beraktivitas dan melakukan terapi peregangan dengan lebih nyaman.

Urat tegang di leher umumnya dipicu oleh postur tubuh yang kurang baik, aktivitas berulang, dan stres. Dengan melakukan peregangan, memperbaiki posisi tubuh, serta menjaga kebiasaan hidup yang lebih sehat, keluhan ini dapat dikurangi dan dicegah agar tidak sering kambuh.
Urat tegang di leher umumnya dapat diatasi dengan kombinasi peregangan, relaksasi otot, dan perbaikan gaya hidup. Jika nyeri sering kambuh atau semakin berat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat. Leher yang lebih rileks akan membantu tubuh tetap nyaman dan aktif menjalani aktivitas sehari-hari.



Referensi:

Niazi S, Gandomi F, Soufivand P, Ghazaleh L. The effect of tissue stretching and release strategies on neck muscles fatigue and pain intensity in office workers affected by chronic neck pain: A rater-blind, semi-experimental study. Health Science Reports. 2025. National Library of Medicine (PubMed Central)

Kong LJ, Zhan HS, Cheng YW, Yuan WA, Chen B, Fang M. Massage Therapy for Neck and Shoulder Pain: A Systematic Review and Meta-Analysis. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. 2013. National Library of Medicine (PubMed Central).