Tips

Rajin Olahraga Tapi Sering Kram Kebas Kesemutan? Yuk, Cari Tahu Solusinya!

Rajin Olahraga Tapi Sering Kram Kebas Kesemutan? Yuk, Cari Tahu Solusinya!

Wednesday, 31 December 2025

Olahraga memang membuat tubuh bugar, tetapi beberapa orang justru sering mengalami nyeri yang disertai kram, kebas, atau kesemutan setelah latihan. Sensasi “baal” atau mati rasa ini bisa muncul di tangan, kaki, atau bahkan seluruh lengan. Meski tampak sepele, keluhan ini sebenarnya berkaitan erat dengan kondisi saraf, aliran darah, hingga teknik olahraga yang kurang tepat.

Lalu, kenapa sih kebas dan kesemutan bisa muncul walaupun kita rajin bergerak?

1. Saraf Tertekan saat Berolahraga

Beberapa jenis olahraga, terutama yang dilakukan berulang seperti berlari, bersepeda, atau angkat beban, dapat menimbulkan tekanan pada saraf tertentu. Misalnya, penggunaan pegangan sepeda terlalu lama bisa menekan saraf di pergelangan tangan, sementara teknik angkat beban yang kurang tepat menekan saraf di leher maupun bahu.

Studi “Peripheral Nerve Compression Syndromes in Athletes” (Sports Medicine Journal, 2017) menjelaskan bahwa tekanan berulang pada saraf selama aktivitas fisik dapat menyebabkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, dan sensasi terbakar di area tubuh tertentu.

2. Kurang Asupan Vitamin B Kompleks

Vitamin B1, B6, dan B12 berperan penting dalam menjaga fungsi saraf tetap optimal. Kekurangan vitamin B kompleks dapat membuat saraf lebih sensitif dan mudah mengalami gangguan, termasuk kesemutan.

Penelitian “The Role of B Vitamins in Peripheral Neuropathy” (Journal of Neurological Sciences, 2018) menemukan bahwa defisiensi vitamin B, terutama B12, merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya neuropati perifer yang ditandai dengan kebas dan kesemutan.

3. Aliran Darah Kurang Lancar

Gerakan olahraga yang kurang tepat, grip yang terlalu kencang, atau sepatu yang terlalu sempit bisa menghambat aliran darah. Saat suplai darah ke saraf berkurang, terjadilah sensasi kesemutan atau “pins and needles”.

4. Latihan Terlalu Berlebihan

Overtraining atau latihan intens tanpa pemulihan cukup dapat menyebabkan stres pada jaringan tubuh, termasuk saraf. Hal ini membuat tubuh lebih mudah mengalami iritasi saraf setelah bergerak.

Bagaimana Cara Mengurangi Kebas dan Kesemutan?

? Lakukan pemanasan dan pendinginan yang benar

? Perbaiki teknik olahraga, terutama pada aktivitas repetitif

? Hindari tekanan berlebihan pada pergelangan, siku, atau telapak tangan

? Gunakan sepatu dan alat olahraga yang sesuai

? Istirahatkan tubuh di antara sesi latihan intens

? Penuhi kebutuhan vitamin B kompleks dari makanan atau suplemen

Jika Keluhan Sudah Mengganggu…

Untuk meredakan nyeri atau peradangan yang muncul akibat tekanan pada saraf atau otot, Anda bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang mengandung ibuprofen. Selain itu, pastikan Anda mencukupi kebutuhan Vitamin B1, B6, dan B12 untuk menjaga kesehatan saraf dan mengurangi risiko kesemutan berulang.