Tips

Pusing Kerjaan Bikin Sakit Kepala Cenat-Cenut & Migrain? Ini Solusinya!

Pusing Kerjaan Bikin Sakit Kepala Cenat-Cenut & Migrain? Ini Solusinya!

Thursday, 28 August 2025

Kalau kamu kerja terus-menerus di depan layar, dikejar deadline, belum ditambah stres dan kurang istirahat, nggak heran kalau pusing terus, kepala cenat-cenut, bahkan migrain muncul. Supaya nggak sampai ganggu aktivitasmu, yuk simak dulu penyebabnya & solusi yang bisa kamu coba.


Kenapa Kerjaan Bisa Picu Cenat-Cenut & Migrain?

Terlalu lama menatap layar: cahaya biru, flicker (kedipan layar) bisa bikin mata lelah, otot leher tegang, dan otak “terus kerja”.

Postur tubuh buruk: membungkuk, leher membungkuk ke depan, bahu terangkat, semua ini bisa bikin otot leher dan pundak kaku.

Kurang istirahat & stres: tidur tidak nyenyak, tekanan pikiran tinggi, asupan makanan/minum kurang bikin tubuh jadi mudah “bandel”.

Pencahayaan ruangan kurang tepat: terlalu terang, terlalu redup, atau pantulan dari layar membuat mata cepat lelah.

Ciri-Ciri Bahwa Pusingmu Mungkin Sudah ke Arah Migrain

Tidak semua pusing termasuk migrain. Migrain biasanya terasa berdenyut kuat di satu sisi kepala, disertai mual, muntah, serta sensitivitas terhadap cahaya atau suara. Beberapa orang mengalami tanda awal atau “aura”, seperti pandangan kabur, munculnya kilatan cahaya, atau kesemutan di wajah dan tangan. Serangan migrain bisa berlangsung 4–72 jam dan sering kali membuat penderitanya ingin beristirahat di ruangan gelap.


Ciri-Ciri Bahwa Kamu Mengalami Sakit Kepala Cenat-Cenut (Sakit Kepala Berat)

Sakit kepala cenat-cenut biasanya terasa di seluruh kepala, bukan hanya di satu sisi. Rasa nyerinya bisa berat, berdenyut, atau terasa menekan hingga ke leher dan bahu. Penyebabnya beragam, seperti stres, kurang tidur, ketegangan otot, dehidrasi, atau tekanan darah tinggi. Ciri lainnya: nyeri tak membaik meski sudah minum obat, muncul bersama mual atau pandangan kabur, dan mengganggu aktivitas harian.

Setelah melihat ciri-ciri di atas, kamu mungkin sudah bisa membedakan rasa sakit sakit yang kamu alami. Untuk meredakannya, kamu dapat melakukan beberapa hal berikut:

Istirahat sejenak dari layar: setiap 45-60 menit, alihkan mata ke objek jauh selama beberapa menit.

Jaga postur: pastikan layar sejajar mata, gunakan kursi yang mendukung punggung, leher, jangan membungkuk terus.

Kurangi stres: teknik relaksasi seperti tarik napas dalam, meditasi singkat, atau jalan pagi.

Minum air cukup, makan teratur, tidur yang berkualitas.

Gunakan pencahayaan ruangan yang nyaman: tidak terlalu terang langsung ke mata, tidak banyak pantulan di layar.

Kacamata antiradiasi / blue-light filter juga bisa membantu mengurangi kelelahan mata.

Solusi paling penting jika sakit kepala atau migrain sudah terasa mengganggu aktivitas: mengonsumsi obat sakit kepala yang mengandung ibuprofen. Ibuprofen terbukti secara ilmiah mampu meredakan sakit kepala, cenat-cenut, dan migrain, dalam banyak penelitian medis.

Dalam studi Efficacy of Nonprescription Doses of Ibuprofen for Treating Migraine Headache, peserta yang mengonsumsi ibuprofen dengan dosis 200 mg maupun 400 mg terbukti lebih banyak yang merasakan sakit kepalanya berkurang hingga menjadi lebih ringan. Jadi, segera konsumsi obat kepala yang tepat dan mampu mengatasi sakit kepala cenat-cenut dan juga migrain agar aktivitasmu kembali lancar.


Artikel Lainnya:Ini Tips Buat yang Mau Mulai Olahraga Biar Gak Cepat Lelah dan Pegal